4

Pusaran Energi Ka'bah

Posted by Desi on 10:36 AM
Pusaran Energi Ka'bah ( by Agus Mustafa )

Kenapa kita mesti pergi haji ke tanah suci di Mekkah...? Apakah karena sekedar untuk memenuhi panggilan Allah? atau karena ingin mendapatkan pahala 100 ribu kali lipat dengan melakukan shalat di Masjidil Haram dan berdoa di Multazam yang mustajab? ataukah untuk memenuhi kewajiban yang diperintahkan Allah dan rasul Nya?
Kalau hanya sekedar untuk memenuhi panggilan Allah ke Baitullah, memangnya Allah itu jauh sehingga harus memanggil umatnya datang kesana.
Kalau untuk mendapatkan pahala 100 ribu kali lipat dengan beribadah di Masjidil Haram dan berdoa di Multazam yang mustajab, lalu bagaimana dong dengan orang-orang yang tinggal jauh dari Baitullah dan tidak punya kesempatan untuk pergi kesana...berarti seumur hidup kita ga akan bisa dapat pahala yg 100 ribu x itu dan doa kita akan lama dikabulkan karena tempatnya ga mustajab.
Kalau untuk memenuhi kewajiban yang diperintahkan Allah dan rasul, berarti kita beragama ini karena adanya paksaan dong. Bukankah Allah telah mengatakan bahwa tidak ada paksaan sedikitpun dalam beragama dan bagi Allah itu tidak akan merugi sedikitpun jika kita tidak beribadah kepadaNya.

Ada sebuah teori ttg terbentuknya tata surya yang dikenal dengan Teori Big Bang atau Teori Ledakan Besar ( sudah pada tau kan....) awalnya tata surya ini merupakan sebuah bola padat yg kemudian meledak dan menghasilkan bintang2, planet dan benda2 langit lainnya yang semakin lama semakin menjauh dari pusatnya.
Setiap 100 milyar kumpulan bintang akan membentuk satu galaksi, dan kumpulan 100 milyar galaksi akan membentuk galaksi besar lagi yang terbungkus dalam satu lapisan yang disebut dengan supercluster. Setiap 100 milyar supercluster akan membentuk galaksi2 lagi, dan begitu seterusnya dan seterusnya. Entah sampai mana tata surya atau langit ini berakhir, tidak ada yg tau. Semua benda2 tersebut berputar mengelilingi dirinya sendiri ( rotasi ) dan sekaligus berputar mengelilingi pusatnya ( revolusi ). Dan sampai sekarang tidak ada yg tau apa yg menjadi pusatnya atau apa yang dikeliligi oleh galaksi2 tersebut. Arah perputaran benda2 langit itu berlawanan dengan gerak jarum jam. Setiap perputaran menghasilkan energi dan gelombang elektromagnet.

Perputaran seperti ini tidak hanya dialami oleh benda2 angkasa, tapi benda2 di bumi pun bergerak berputar berlawanan dengan arah jarum jam. Setiap unsur materi dalam tubuh kita, elektron2 dan sampai ke atom sebagai inti terkecil, juga berputar berlawanan dengan jarum jam.

Tubuh kita terdiri dari kumpulan bio elektron yang tersusun dalam sebuah sistem energial yang memiliki simpul utama jantung atau hati. Hati atau jantung manusia bagaikan sebuah tabung resonansi. Setiap kita berbuat sesuatu, baik itu pada taraf berpikir maupun berbuat, selalu terjadi getaran di hati kita. Getarannya bisa kasar, bisa juga lembut.
Getaran itu bersumber dari dua hal yaitu Hawa nafsu dan Getaran Ilahiah. Hawa nafsu getarannya cenderung kasar dan bergejolak tidak beraturan, frekuensi getaran rendah dengan amplitudo besar, contohnya kemarahan, kebencian, dendam, iri, dsb.
Getaran Ilahiah cenderung lembut dan halus, dengan frekuensi getaran yang sangat tinggi dan teratur, contohnya membaca Al Quran, berzikir, sabar, ikhlas, dsb.
Hati yg baik adalah hati yg lembut dan gampang bergetar. Karena hati yg lembut bagaikan sebuah tabung resonansi yg bagus, getarannya semakin lama menghasilkan frekuensi yang semakin tinggi. Semakin lembut hati seseorang semakin tinggi frekuensinya. Pada frekuensi 10 pangkat 8 akan menghasilkan gelombang radio, dan jika lebih tinggi lagi pada frekuensi 10 pangkat 14 akan menghasilkan gelombang cahaya.
Jadi seseorang yg hatinya lembut akan mampu menghasilkan cahaya dalam hatinya. Dan jika cahaya itu semakin kuat, ia akan merembet keluar dan menggetarkan seluruh bio elektron di dalam tubuh mengikuti frekuensi cahaya tersebut. Hasilnya, tubuhnya akan mengeluarkan cahaya alias aura yang jernih. Dan jika kelembutan itu semakin menguat, maka aura itu akan merembes semakin jauh mempengaruhi lingkungan sekitarnya.
Karena itulah, kenapa kalau kita dekat dengan orang yang baik, hati kita juga akan merasa tentram dan damai. sebaliknya jika berdekatan dengan orang yang pemarah, maka hati kita akan ikut panas. Itu semua karena adanya pengaruh resonansi gelombang elektromagnetik yang memancar dari tubuh org tersebut kepada kita.

Orang yang sedang shalat dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan, maka dirinya akan memancarkan cahaya karena hatinya sedang bergetar dengan lembut. Dalam shalat kita berbicara dengan Allah, berzikir dan membaca ayat2 Allah. Orang yang beriman, hatinya akan bergetar jika dia menyebut nama Allah. Jika satu org yg shalat menghasilkan satu cahaya atau aura. Dan jika shalat dilakukan secara berjamaah, maka cahaya yg dipancarkan akan semakin terang karena bersumber dari banyak hati yg lembut. Dan tempat mereka melakukan shalat berjamah itu akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang akan mempengaruhi lingkungan tempat shalat tersebut.
Cahaya2 yg dipancarkan dari org yg sedang shalat itu terkumpul dan menghasilkan gelombang elektromagnetik yg kuat. Dan semuanya terpancar mengarah kesatu titik yaitu Baitullah. Cahaya ini tidak hanya berasal dari satu arah saja, tapi dari berbagai tempat di seluruh penjuru dunia.

Tadi telah kita ketahui bahwa bumi kita berputar mengelilingi pusatnya yaitu matahari. Sehingga setiap bagian dibumi ini mendapatkan pergantian waktu antara malam dan siang. Dan setiap regional mempunyai perbedaan waktu yg teratur. Sehingga jika orang diwilayah timur shalat ashar, maka orang di barat sedang melakukan shalat zuhur, lalu lebih barat lagi sedang melakukan shalat sunat Dhuha, lalu kebarat lagi shalat subuh. Jadi setiap saat sesuai pergerakan matahari ada saja orang yang shalat. Akibatnya ada sebuah ketegangan energial antara org yg shalat dan Ka'bah ( karena kiblat kita ke Ka'bah ) yaitu Gelombang elektromagnetik.

Baitullah atau yg kita kenal dengan Ka'bah, adalah hasil karya Nabi Ibrahim dan Ismail. Beliau berdua adalah hamba yg disayangi Allah. Mereka memiliki hati yg lembut, sehingga saking lembutnya, hati mereka memancarkan gelombang elektromagnetik yg sangat kuat yg mempengaruhi benda2 dan lingkungan sekitarnya. Walaupun beliau berdua sudah tiada, tapi energi mereka masih melekat pada benda2 hasil karyanya.

Orang berhaji melakukan Thawaf. Thawaf adalah gerakan berputar mengelilingi Ka'bah dengan arah berlawanan dengan jarum jam atau searah dengan perputaran tata surya. Gerakan berputar atau Thawaf ini selalu dilakukan orang setiap waktu tanpa henti. Baik itu pada musim haji ataupun tidak. Sebagaimana yg kita ketahui, jika sebuah benda yg bermuatan listrik bergerak-gerak secara periodik dengan basis gerakan berputar, maka akan terjadi medan elktromagnetik, Begitu juga dengan gerakan Thawaf ini, maka akan memberikan pengaruh elektromagnetik pada lingkungan Ka'bah yg diputari.

Di dekat Ka'bah terdapat batu yaitu Hajar Aswad. Konon batu ini adalah batu surga, dan ada juga yg mengatakan merupakan batu dari langit. Bisa jadi yg dimaksud sebagai batu dari langit adalah sisa meteor yg sampai ke bumi. Berarti batu itu mengandung kadar logam yg sangat tinggi. Wallahualam. Perputaran org Thawaf menglilingi Ka'bah sekaligus mengelilingi Hajar Aswad. Berarti gelombang ini ikut mengalir ke batu tersebut.

Ruang yg terbentuk dari posisi antara Hajar Azwad dengan Ka'bah dikenal dengan Multazam. Energi yg terdapat di Multazam ini sangat besar. Semua energi itu berasal dari energi yg dipancarkan oleh Nabi Ibrahim, dari aktivitas Thawaf, dari aktivitas shalat dari seluruh penjuru dunia, dan faktor Hajar Aswad itu sendiri. Bisa kita bayangkan betapa besarnya kandungan energi di sekitar Ka'bah yang terus terakumulasi setiap saat.

Nah, jika kita berdoa kepada Allah di Multazam ini dengan segala keikhlasan dan kerendahan hati, maka energi2 yg terpancar tersebut akan dipancarkan ke atas dengan bantuan Hajar Aswad sebagai superkonduktornya. Seperti kaidah tangan kanan dalam ilmu Fisika.
Orang yg berdoa di Multazam ibarat seorang penyiar radio yg sedang berbicara di mikrofon. Ketika dia berdoa, pancaran energi doanya itu akan ditangkap oleh superkondultor Hajar Aswad untuk kemudian dipancarkan bersama-sama gelombang elektromagnetik yang mengarah ke atas akibat aktifitas berthawaf. Energi doa kita menumpang gelombang elektromagnetik yang keluar dari Ka'bah itu. Kekuatan doa kita jadi berlipat-lipat karena terbantu oleh power yg demikian besar dari Ka'bah menuju ke Arasy Allah. Energi doa ini jauh lebih cepat sampai kepada Allah dan cepat pula memperoleh balasannya.

Semakin banyak kita melakukan aktivitas2 yang memancarkan energi positif ini, maka tempat aktivitas itupun akan terpengaruh oleh energi2 tersebut. Kita melakukan shalat untuk mengingat Allah, semakin banyak mengingat Allah maka semakin besar pahalanya. Tapi pahala ini bukan karena Allah ingin di ingat-ingat sehingga jika kita selalu mengingat Allah maka Allah akan memberikan pahala, bukan. Inti shalat adalah mengingat Allah. Jika selalu mengingat Allah maka hati akan tentram, ini karena pengaruh getaran lembut yg dihasilkan ( vertikal ). Jika hati telah tentram maka perbuatan2 yg kita lakukan sifatnya juga akan teratur dan yg baik-baik. Kita terhindar dari perbuatan keji dan munkar. Maka hidup bermasyarakat juga akan tentram ( horizontal ). Jadi shalat yg memberikan pahala adalah shalat yg bisa membuat hati tentram dan menjauhkan kita dari perbuatan keji dan munkar.

Masjidil Haram merupakan tempat yg tidak pernah henti-hentinya dilakukan aktivitas penghasil energi. Beribu-ribu jamaah tiap waktu shalat dimesjid ini. Semakin banyak yg shalat maka energi yg terpancar akan semakin besar sehingga pahala yg mengalir juga akan semakin besar sehingga dikatakan shalat di Masjidil Haram akan menghasilkan pahala 100 ribu kali lipat. Karena energi positif yg mengarah pada terbentuknya hati yg tentram dan terhindarnya dari perbuatan keji dan munkar sangat besar di sini.

Jadi kenapa kita pergi haji ke tanah suci....? silahkan ambil kesimpulan sendiri.... ;D

Wassalam

Note : Post ini tidak bermaksud untuk menggurui, tapi hanya ingin berbagi pengetahuan karena ci telah membaca buku ini, sayang klo cuma untuk diri sendiri.
Jika teman2 ingin baca lebih jelas dan detail, silahkan baca langsung buku karangan Agus Mustafa dengan judul Pusaran Energi Ka'bah. Gak tebal kok, cuma 240 hal. Untuk teman2 yg sudah pernah baca, mungkin post tadi sekedar untuk mengingat-ingat lagi akan penjelasan beragama dari sisi ilmu pengetahuan. Jadi kita beragama tidak hanya sekedar ikut-ikutan atau paksaan.

Mudah-mudahan kita semua bisa mengambil hikmah dari penjelasan buku tersebut.
Wallahualam.....

4 Comments


Kalo Nabi Muhammad itu digelari sebagai Habibullah, maka Nabi Ibrahim dijuluki Khalilullah. Kalo diterjemahkan ke B. Indonesia dua2nya bermakna Kekasih Allah. Tapi kata "Khalil" lebih intim ketimbang kata "Habib". To conclude, meski Nabi Muhammad penghulu para rasul, Nabi Ibrahim itu bapaknya para rasul.

Trus, ada buku yang bilang bahwa kutub bumi ini bukan (hanya?) Utara & Selatan, tapi juga Ka'bah & somewhere in South America. Wallahu a'lam


judul n pengarang buku nya siapa son..??


Blog yg bagus&panjang...kak desi tulis smua kah? ck..ck..ck..niat banget kak... :)
tapi, niatnya bagus kok..mari kita saling memberitahukan dan mengingatkan... :)

Utk bang sonny:
baru denger nih soal kutub bumi?
bisa diperjelas?:D


waDaw..

dah lupa tuh bukunya dimana. itu buku langka banget. Aku cuman dapet ngopi di th 1994.

Intinya, itu buku ngebahas fenomena empiris yg dihubungkan dg ayat2 al-Qur'an. Meski gw gak 100% setuju, tapi untuk bahan renungan boleh juga. Yang nulis kira2 pakar fisika, jadi pembahasan kutub ka'bah itu juga dg argumen fisika gitu.

Prosesi ibadah haji adalah salah satu ibadah yang paling spektakuler ! Sejak doeloe, thawaf, sa'i, berdiam di Mina, melempar jumrah adalah sumber inspirasi para penyair & penulis. Salah satunya : "KHOTBAH DI ATAS BUKIT"-nya Kuntowijoyo. Ayooo cari ini buku !? heuheuehue...

Woi Sa'i,
Nama kamu bagus ! Jadi inget (Siti) Hajar ibunda Ismail, nenek Rasulullah..

Copyright © 2009 Edelweiss All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.