Lir Ilir
Lir-ilir, lir-ilir
tandure wus sumilir
Tak ijo royo-royo
tak senggo temanten anyar
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jrumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane
mumpung jembar kalangane
=======
Tanaman-tanaman sudah mulai bersemi,
demikian menghijau bagaikan gairah pengantin baru
Anak-anak penggembala, tolong panjatkan pohon blimbing itu,
walaupun licin tetap panjatlah untuk mencuci pakaian
Pakaian-pakaian yang koyak disisihkan
Jahitlah benahilah untuk menghadap nanti sore
Selagi sedang terang rembulannya
Selagi sedang banyak waktu luang
Mari bersorak-sorak ayo...
=====
Ini lagu jawa pertama yg aku suka, krn baru tau arti dan maknanya.. Kabarnya lagu ini diciptakan oleh Sunan Kalijaga, dan merupakan penafsiran dari surat Al Mudaddssir. Berisi nasehat untuk segera berhijrah dan memperbaiki diri, melaksanakan tuntunan Allah yg diajarkan Rasulullah, selagi masih ada kesempatan. Laksanakan dengan tekat yg kuat, walaupun susah, namun tetaplah istiqamah, untuk bekal dihari kemudian.

