3

Lir Ilir

Posted by Desi on 7:34 AM

Lir-ilir, lir-ilir

tandure wus sumilir

Tak ijo royo-royo

tak senggo temanten anyar

Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi

Lunyu-lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro

Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir

Dondomono jrumatono kanggo sebo mengko sore

Mumpung padhang rembulane 

mumpung jembar kalangane

Yo surako... surak hiyo...

=======

Sayup-sayup bangun (dari tidur)

Tanaman-tanaman sudah mulai bersemi,

demikian menghijau bagaikan gairah pengantin baru

Anak-anak penggembala, tolong panjatkan pohon blimbing itu,

walaupun licin tetap panjatlah untuk mencuci pakaian

Pakaian-pakaian yang koyak disisihkan

Jahitlah benahilah untuk menghadap nanti sore

Selagi sedang terang rembulannya

Selagi sedang banyak waktu luang

Mari bersorak-sorak ayo...

=====

Ini lagu jawa pertama yg aku suka, krn baru tau arti dan maknanya.. Kabarnya lagu ini diciptakan oleh Sunan Kalijaga, dan merupakan penafsiran dari surat Al Mudaddssir. Berisi nasehat untuk segera berhijrah dan memperbaiki diri, melaksanakan tuntunan Allah yg diajarkan Rasulullah, selagi masih ada kesempatan. Laksanakan dengan tekat yg kuat, walaupun susah, namun tetaplah istiqamah, untuk bekal dihari kemudian. 


3 Comments


terinspirasi dari lagu ini, Emha menamakan komunitas yg dibangunnya dg Padang Bulan


wah...ada yg mo dpt orang jawa neh kyknya..hehhee


Lagu itu aku dapat waktu training MCB kak,
saat training, kita dimint au benar2 menghayati maknanya
makanya ci jadi suka sama lagu itu :)

Copyright © 2009 Edelweiss All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.