3

I Fell in Love

Posted by Desi on 8:42 AM
Aku telah jatuh cinta pada saat pertama melihatnya. Meskipun aku belum pernah bertemu langsung dengannya, belum pernah menyentuhnya, belum pernah memeluknya, belum pernah mendengar suaranya dan belum pernah menyapanya. Aku hanya melihatnya dari foto dan memang hanya akan bisa melihatnya lewat foto. Tapi saat pertama melihat wajahnya itu, aku telah jatuh cinta. Wajahnya yang indah, rambutnya yg ikal, dan semua yang ada pada dirinya telah menawan hatiku. Tak bosan2 melihat wajahnya meskipun hanya lewat foto.

Ingin memeluk dan mendekapnya, ingin mendengar suaranya yg merdu, ingin mendapatkan perhatian darinya, ingin memilikinya. Tapi sepertinya itu tidak akan pernah terjadi, karena dia tidak akan pernah dikenalkan kepadaku, aku tidak akan pernah bertemu dengannya. Orang tuanya tentu tidak akan membiarkan aku mengenalnya.

Aku tidak tau apakah perasaan ini hanya sesaat, entah karena wajahnya mengingatkanku pada wajah yg pernah aku sayangi, atau karena dia dibentuk dari pemilik sperma yang pernah aku sayangi. Tapi jika seandainya dia diserahkan padaku, aku akan menyayanginya dan memperlakukannya seperti dia berasal dari rahimku sendiri. Love you little cute and pretty baby, even thought we've never known and maybe will never know each other. Semoga Allah selalu menjaga dan membimbingmu. Semoga engkau menjadi seorang bidadari yang akan menghiasi dunia dan surganya Allah kelak. Aamiin...

3 Comments


amiin...
mungkin si tau siapa yang kk maksud :)

smoga rasa cintanya tak merenggut hati dan menyita pikiran...
Allah will Give you the pretiest daughters one day. yuuu, hunting calon bapaknya...ttp cemunguud ya kakaaa *ala alay :D


I feel you Ci :) Mungkin karena kita seperti otomatis mencintai hal-hal yang mengingatkan kita pada yang kita cintai..pada akhirnya segala pengingat akan berujung pada satu-satunya yang paling kita cintai..and you know Who I'm talking about kan, sis? :) *hugs*


Ai, Wanda, terimakasih, Insya Allah cinta ini masih terkendali :)
Makasih Wanda untuk remindernya, Insya Allah ci tidak lupa akan hal itu, bahwa muara kehidupan ini hendaknya pada Yang Satu.

Miss you all sists, big hug for both of you :)

Copyright © 2009 Edelweiss All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.