4

Jalan Kaki yang Menyenangkan

Posted by Desi on 9:15 AM
Telah sebulan ini aku pulang kuliah sendiri tanpa minta di antar oleh sepupuku. Karena hari sabtu kuliahnya selesai maghrib, alhasil nyampe di Rumbai juga sdh kemalaman, dan angkot dari simpang jalan sekolah ke umban sari (daerah kontrakanku) tidak ada lagi, maka aku putuskan untuk jalan. Meskipun kadang ada satu atau dua ojek, aku tidak prefer merekalah, karena tukang ojek di sini ugal-ugalan.

Meski capek tapi menyenangkan. Sudah lama aku tidak jalan kaki pulang kuliah. Dulu sejak SD hingga SMU, untuk pergi dan pulang sekolah dengan jalan kaki, karena jarak sekolah cuma 10 - 15 mnt. Waktu itu aku iri dengan teman2 yg naik kendaraan pergi dan pulang sekolah. Hingga dalam hati berkata kapan aku naik kendaraan pergi dan pulang sekolah. Aku juga ingin bisa naik angkot atau bus spt teman2ku, keliatan lebih mandiri dan berani.

Waktu kuliah S1 akhirnya aku bisa naik kendaraan ke kampus, naik bus atau angkot. Namun karena kampusku berlokasi di bukit dengan struktur tanah yg tidak rata, alhasil aku juga lebih banyak jalan ketika berada di kampus. Sebab antar gedung kuliah dan gedung fakultas letaknya jauhan. Dan pada saat pulang kuliah bus kampus kalau sudah sore juga tinggal satu dua, sehingga harus jalan ke gerbang berharap ada bus yang lewat dan mau berhenti. Biasanya kalau sdh sore bus nya sering penuh, setidaknya dapat tempat untuk menginjakkan kaki di lantai bus sudah syukur banget.

Waktu berada di tanah suci, para jamaah juga jalan kaki pergi dan pulang dari masjid. Rata-rata 8 km per hari. Itu baru jalan pergi dan pulang dari measjid. Kalau melaksanakan thawaf dan sa'i, akan banyak lagi langkah kaki. Jadi nya sehat, meskipun aku gemuk selama berada di sana, tapi karena banyak jalan, jadinya aliran darah tetap lancar :).

Pernah baca artikel, orang yang jalan kaki sejauh 19 km/minggu, bisa membakar lemak perut dalam jumlah banyak. Bagi yang jalan kaki sejauh 32 km/minggu, akan membakar kalori hingga perut bagian dalam dan lebih banyak kalori yg dibakar. Wah pasti perutnya jadi flat :). Jalan kaki menyehatkan dan akan terasa menyenangkan kalau cuaca tidak panas terik, setuju kan teman2 :)


4 Comments


Wanda baca Ci jalan sendirian malam-malam jadi kuatir..aman kan Ci? Wanda yakin Allah selalu melindungi.

Iya bener Ci, separah-parahnya ga olahraga, rajin jalan kaki tiap hari aja udah bisa bikin badan sehat. Wanda juga pernah baca kalau lebih baik biasakan naik tangga daripada escalator/lift. Ayo hidup sehat! :)


Insya Allah Wanda, karena saat itu jalanannya masih rame. Justru melihat tukang ojeknya yg bikin ci agak ngeri..


jalan kaki di panam banyak debu dan panassss... *alesan*


tidak hanya di panam, tapi pekanbaru saat ini berdebu sekali karena aktivitas pembangunan. sampai-sampai batuk kering ga ilang2..itulah yg ga enaknya jalan kaki :(

Copyright © 2009 Edelweiss All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.