Jalan Kaki yang Menyenangkan
Waktu kuliah S1 akhirnya aku bisa naik kendaraan ke kampus, naik bus atau angkot. Namun karena kampusku berlokasi di bukit dengan struktur tanah yg tidak rata, alhasil aku juga lebih banyak jalan ketika berada di kampus. Sebab antar gedung kuliah dan gedung fakultas letaknya jauhan. Dan pada saat pulang kuliah bus kampus kalau sudah sore juga tinggal satu dua, sehingga harus jalan ke gerbang berharap ada bus yang lewat dan mau berhenti. Biasanya kalau sdh sore bus nya sering penuh, setidaknya dapat tempat untuk menginjakkan kaki di lantai bus sudah syukur banget.
Waktu berada di tanah suci, para jamaah juga jalan kaki pergi dan pulang dari masjid. Rata-rata 8 km per hari. Itu baru jalan pergi dan pulang dari measjid. Kalau melaksanakan thawaf dan sa'i, akan banyak lagi langkah kaki. Jadi nya sehat, meskipun aku gemuk selama berada di sana, tapi karena banyak jalan, jadinya aliran darah tetap lancar :).
Pernah baca artikel, orang yang jalan kaki sejauh 19 km/minggu, bisa membakar lemak perut dalam jumlah banyak. Bagi yang jalan kaki sejauh 32 km/minggu, akan membakar kalori hingga perut bagian dalam dan lebih banyak kalori yg dibakar. Wah pasti perutnya jadi flat :). Jalan kaki menyehatkan dan akan terasa menyenangkan kalau cuaca tidak panas terik, setuju kan teman2 :)

