I'm Single And I'm Happy
Aku saat ini berada pada kondisi tidak lagi mengkhawatirkan keadaan yang masih single. Aku sudah melewati tahap dimana ketika melihat orang menikah, aku juga begitu ingin menikah sehingga dalam hati selalu bertanya-tanya kapan ya aku menikah. Tidak, aku sudah melewati semua itu. Saat ini justru ketika melihat orang lain melangkah ke tahap hidup berikutnya dengan pasangan mereka, aku justru berpikir kalau masih banyak yang ingin aku lakukan sendiri tanpa ada pembatasan dari orang lain.
Banyak suara-suara yang mengganggu yang selalu bertanya dan berkomentar tentang kapan aku akan menikah? apalagi yang ditunggu? dan sebagainya. Bagiku itu bukan pertanyaan yang menakutkan lagi. Aku menganggap itu sebagai bentuk perhatian orang lain padaku. Yang ada setiap muncul pertanyaan itu, aku justru merasa bahagia dengan kesendirianku dan menjawabnya dengan wajah yang bahagia :).
Pernikahan bukan tujuanku saat ini. Bagiku itu adalah pemberian Allah yang akan aku terima kapanpun Allah menetapkannya. Pernyataan ini bukan berarti aku tidak berusaha untuk mencari. Dalam pandanganku, istilah mencari bukan berarti kita sebagai wanita menyodor-nyodorkan diri atau sengaja mendekat dengan pria yang kita inginkan jadi suami melalui cara-cara yang tidak disukai Allah sehingga kehilangan respek dari orang lain dan merenahkan diri sendiri. Tapi dalam artian tidak menutup diri dan tentu tetap ada proses seleksi. Wanita kan menang menolak sedangkan laki-laki menang memilih :).

