4

Pusaran Energi Ka'bah

Posted by Desi on 10:36 AM
Pusaran Energi Ka'bah ( by Agus Mustafa )

Kenapa kita mesti pergi haji ke tanah suci di Mekkah...? Apakah karena sekedar untuk memenuhi panggilan Allah? atau karena ingin mendapatkan pahala 100 ribu kali lipat dengan melakukan shalat di Masjidil Haram dan berdoa di Multazam yang mustajab? ataukah untuk memenuhi kewajiban yang diperintahkan Allah dan rasul Nya?
Kalau hanya sekedar untuk memenuhi panggilan Allah ke Baitullah, memangnya Allah itu jauh sehingga harus memanggil umatnya datang kesana.
Kalau untuk mendapatkan pahala 100 ribu kali lipat dengan beribadah di Masjidil Haram dan berdoa di Multazam yang mustajab, lalu bagaimana dong dengan orang-orang yang tinggal jauh dari Baitullah dan tidak punya kesempatan untuk pergi kesana...berarti seumur hidup kita ga akan bisa dapat pahala yg 100 ribu x itu dan doa kita akan lama dikabulkan karena tempatnya ga mustajab.
Kalau untuk memenuhi kewajiban yang diperintahkan Allah dan rasul, berarti kita beragama ini karena adanya paksaan dong. Bukankah Allah telah mengatakan bahwa tidak ada paksaan sedikitpun dalam beragama dan bagi Allah itu tidak akan merugi sedikitpun jika kita tidak beribadah kepadaNya.

Ada sebuah teori ttg terbentuknya tata surya yang dikenal dengan Teori Big Bang atau Teori Ledakan Besar ( sudah pada tau kan....) awalnya tata surya ini merupakan sebuah bola padat yg kemudian meledak dan menghasilkan bintang2, planet dan benda2 langit lainnya yang semakin lama semakin menjauh dari pusatnya.
Setiap 100 milyar kumpulan bintang akan membentuk satu galaksi, dan kumpulan 100 milyar galaksi akan membentuk galaksi besar lagi yang terbungkus dalam satu lapisan yang disebut dengan supercluster. Setiap 100 milyar supercluster akan membentuk galaksi2 lagi, dan begitu seterusnya dan seterusnya. Entah sampai mana tata surya atau langit ini berakhir, tidak ada yg tau. Semua benda2 tersebut berputar mengelilingi dirinya sendiri ( rotasi ) dan sekaligus berputar mengelilingi pusatnya ( revolusi ). Dan sampai sekarang tidak ada yg tau apa yg menjadi pusatnya atau apa yang dikeliligi oleh galaksi2 tersebut. Arah perputaran benda2 langit itu berlawanan dengan gerak jarum jam. Setiap perputaran menghasilkan energi dan gelombang elektromagnet.

Perputaran seperti ini tidak hanya dialami oleh benda2 angkasa, tapi benda2 di bumi pun bergerak berputar berlawanan dengan arah jarum jam. Setiap unsur materi dalam tubuh kita, elektron2 dan sampai ke atom sebagai inti terkecil, juga berputar berlawanan dengan jarum jam.

Tubuh kita terdiri dari kumpulan bio elektron yang tersusun dalam sebuah sistem energial yang memiliki simpul utama jantung atau hati. Hati atau jantung manusia bagaikan sebuah tabung resonansi. Setiap kita berbuat sesuatu, baik itu pada taraf berpikir maupun berbuat, selalu terjadi getaran di hati kita. Getarannya bisa kasar, bisa juga lembut.
Getaran itu bersumber dari dua hal yaitu Hawa nafsu dan Getaran Ilahiah. Hawa nafsu getarannya cenderung kasar dan bergejolak tidak beraturan, frekuensi getaran rendah dengan amplitudo besar, contohnya kemarahan, kebencian, dendam, iri, dsb.
Getaran Ilahiah cenderung lembut dan halus, dengan frekuensi getaran yang sangat tinggi dan teratur, contohnya membaca Al Quran, berzikir, sabar, ikhlas, dsb.
Hati yg baik adalah hati yg lembut dan gampang bergetar. Karena hati yg lembut bagaikan sebuah tabung resonansi yg bagus, getarannya semakin lama menghasilkan frekuensi yang semakin tinggi. Semakin lembut hati seseorang semakin tinggi frekuensinya. Pada frekuensi 10 pangkat 8 akan menghasilkan gelombang radio, dan jika lebih tinggi lagi pada frekuensi 10 pangkat 14 akan menghasilkan gelombang cahaya.
Jadi seseorang yg hatinya lembut akan mampu menghasilkan cahaya dalam hatinya. Dan jika cahaya itu semakin kuat, ia akan merembet keluar dan menggetarkan seluruh bio elektron di dalam tubuh mengikuti frekuensi cahaya tersebut. Hasilnya, tubuhnya akan mengeluarkan cahaya alias aura yang jernih. Dan jika kelembutan itu semakin menguat, maka aura itu akan merembes semakin jauh mempengaruhi lingkungan sekitarnya.
Karena itulah, kenapa kalau kita dekat dengan orang yang baik, hati kita juga akan merasa tentram dan damai. sebaliknya jika berdekatan dengan orang yang pemarah, maka hati kita akan ikut panas. Itu semua karena adanya pengaruh resonansi gelombang elektromagnetik yang memancar dari tubuh org tersebut kepada kita.

Orang yang sedang shalat dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan, maka dirinya akan memancarkan cahaya karena hatinya sedang bergetar dengan lembut. Dalam shalat kita berbicara dengan Allah, berzikir dan membaca ayat2 Allah. Orang yang beriman, hatinya akan bergetar jika dia menyebut nama Allah. Jika satu org yg shalat menghasilkan satu cahaya atau aura. Dan jika shalat dilakukan secara berjamaah, maka cahaya yg dipancarkan akan semakin terang karena bersumber dari banyak hati yg lembut. Dan tempat mereka melakukan shalat berjamah itu akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang akan mempengaruhi lingkungan tempat shalat tersebut.
Cahaya2 yg dipancarkan dari org yg sedang shalat itu terkumpul dan menghasilkan gelombang elektromagnetik yg kuat. Dan semuanya terpancar mengarah kesatu titik yaitu Baitullah. Cahaya ini tidak hanya berasal dari satu arah saja, tapi dari berbagai tempat di seluruh penjuru dunia.

Tadi telah kita ketahui bahwa bumi kita berputar mengelilingi pusatnya yaitu matahari. Sehingga setiap bagian dibumi ini mendapatkan pergantian waktu antara malam dan siang. Dan setiap regional mempunyai perbedaan waktu yg teratur. Sehingga jika orang diwilayah timur shalat ashar, maka orang di barat sedang melakukan shalat zuhur, lalu lebih barat lagi sedang melakukan shalat sunat Dhuha, lalu kebarat lagi shalat subuh. Jadi setiap saat sesuai pergerakan matahari ada saja orang yang shalat. Akibatnya ada sebuah ketegangan energial antara org yg shalat dan Ka'bah ( karena kiblat kita ke Ka'bah ) yaitu Gelombang elektromagnetik.

Baitullah atau yg kita kenal dengan Ka'bah, adalah hasil karya Nabi Ibrahim dan Ismail. Beliau berdua adalah hamba yg disayangi Allah. Mereka memiliki hati yg lembut, sehingga saking lembutnya, hati mereka memancarkan gelombang elektromagnetik yg sangat kuat yg mempengaruhi benda2 dan lingkungan sekitarnya. Walaupun beliau berdua sudah tiada, tapi energi mereka masih melekat pada benda2 hasil karyanya.

Orang berhaji melakukan Thawaf. Thawaf adalah gerakan berputar mengelilingi Ka'bah dengan arah berlawanan dengan jarum jam atau searah dengan perputaran tata surya. Gerakan berputar atau Thawaf ini selalu dilakukan orang setiap waktu tanpa henti. Baik itu pada musim haji ataupun tidak. Sebagaimana yg kita ketahui, jika sebuah benda yg bermuatan listrik bergerak-gerak secara periodik dengan basis gerakan berputar, maka akan terjadi medan elktromagnetik, Begitu juga dengan gerakan Thawaf ini, maka akan memberikan pengaruh elektromagnetik pada lingkungan Ka'bah yg diputari.

Di dekat Ka'bah terdapat batu yaitu Hajar Aswad. Konon batu ini adalah batu surga, dan ada juga yg mengatakan merupakan batu dari langit. Bisa jadi yg dimaksud sebagai batu dari langit adalah sisa meteor yg sampai ke bumi. Berarti batu itu mengandung kadar logam yg sangat tinggi. Wallahualam. Perputaran org Thawaf menglilingi Ka'bah sekaligus mengelilingi Hajar Aswad. Berarti gelombang ini ikut mengalir ke batu tersebut.

Ruang yg terbentuk dari posisi antara Hajar Azwad dengan Ka'bah dikenal dengan Multazam. Energi yg terdapat di Multazam ini sangat besar. Semua energi itu berasal dari energi yg dipancarkan oleh Nabi Ibrahim, dari aktivitas Thawaf, dari aktivitas shalat dari seluruh penjuru dunia, dan faktor Hajar Aswad itu sendiri. Bisa kita bayangkan betapa besarnya kandungan energi di sekitar Ka'bah yang terus terakumulasi setiap saat.

Nah, jika kita berdoa kepada Allah di Multazam ini dengan segala keikhlasan dan kerendahan hati, maka energi2 yg terpancar tersebut akan dipancarkan ke atas dengan bantuan Hajar Aswad sebagai superkonduktornya. Seperti kaidah tangan kanan dalam ilmu Fisika.
Orang yg berdoa di Multazam ibarat seorang penyiar radio yg sedang berbicara di mikrofon. Ketika dia berdoa, pancaran energi doanya itu akan ditangkap oleh superkondultor Hajar Aswad untuk kemudian dipancarkan bersama-sama gelombang elektromagnetik yang mengarah ke atas akibat aktifitas berthawaf. Energi doa kita menumpang gelombang elektromagnetik yang keluar dari Ka'bah itu. Kekuatan doa kita jadi berlipat-lipat karena terbantu oleh power yg demikian besar dari Ka'bah menuju ke Arasy Allah. Energi doa ini jauh lebih cepat sampai kepada Allah dan cepat pula memperoleh balasannya.

Semakin banyak kita melakukan aktivitas2 yang memancarkan energi positif ini, maka tempat aktivitas itupun akan terpengaruh oleh energi2 tersebut. Kita melakukan shalat untuk mengingat Allah, semakin banyak mengingat Allah maka semakin besar pahalanya. Tapi pahala ini bukan karena Allah ingin di ingat-ingat sehingga jika kita selalu mengingat Allah maka Allah akan memberikan pahala, bukan. Inti shalat adalah mengingat Allah. Jika selalu mengingat Allah maka hati akan tentram, ini karena pengaruh getaran lembut yg dihasilkan ( vertikal ). Jika hati telah tentram maka perbuatan2 yg kita lakukan sifatnya juga akan teratur dan yg baik-baik. Kita terhindar dari perbuatan keji dan munkar. Maka hidup bermasyarakat juga akan tentram ( horizontal ). Jadi shalat yg memberikan pahala adalah shalat yg bisa membuat hati tentram dan menjauhkan kita dari perbuatan keji dan munkar.

Masjidil Haram merupakan tempat yg tidak pernah henti-hentinya dilakukan aktivitas penghasil energi. Beribu-ribu jamaah tiap waktu shalat dimesjid ini. Semakin banyak yg shalat maka energi yg terpancar akan semakin besar sehingga pahala yg mengalir juga akan semakin besar sehingga dikatakan shalat di Masjidil Haram akan menghasilkan pahala 100 ribu kali lipat. Karena energi positif yg mengarah pada terbentuknya hati yg tentram dan terhindarnya dari perbuatan keji dan munkar sangat besar di sini.

Jadi kenapa kita pergi haji ke tanah suci....? silahkan ambil kesimpulan sendiri.... ;D

Wassalam

Note : Post ini tidak bermaksud untuk menggurui, tapi hanya ingin berbagi pengetahuan karena ci telah membaca buku ini, sayang klo cuma untuk diri sendiri.
Jika teman2 ingin baca lebih jelas dan detail, silahkan baca langsung buku karangan Agus Mustafa dengan judul Pusaran Energi Ka'bah. Gak tebal kok, cuma 240 hal. Untuk teman2 yg sudah pernah baca, mungkin post tadi sekedar untuk mengingat-ingat lagi akan penjelasan beragama dari sisi ilmu pengetahuan. Jadi kita beragama tidak hanya sekedar ikut-ikutan atau paksaan.

Mudah-mudahan kita semua bisa mengambil hikmah dari penjelasan buku tersebut.
Wallahualam.....

5

Renungan di Awal tahun

Posted by Desi on 8:22 AM
Teman, ci mau berbagi cerita dari seorang adik kecil yg sukses mengubah hidupnya dan mengambil hikmah dari setiap kejadian yg dialaminya. Ci tidak bisa memberikan komentar untuk cerita ini, biarlah diri kita masing-masing yg berkomentar dan menjadikannya benar-benar sebuah renungan dan evaluasi diri. Silahkan baca disini : Renungan di awal tahun
Selamat menikmati :)

1

My Highest Aim

Posted by Desi on 11:33 AM
Barusan baca blog beberapa orang teman, lalu ada beberapa post dari sari n rika yang menceritakan tentang diri mereka, apa yang ingin dicapai dan ingin tekun dalam hal apa, membuat ci kembali merenung. Sampai saat ini ci masih mencari jati diri dan masih juga belum membuat keputusan, sebenarnya ci itu ingin fokus kemana. Menyedihkan ya, dah seumur ini tapi belum juga bisa membuat keputusan ttg hidup yg singkat.
Kerja kantoran ci suka, tapi belum tau mau pilih kerja di perusahaan mana. Setiap ikut tes, selalu gagal di akhir :(. Inginnya yang berada di tempat kelahiran, Padang my beloved city. Tapi sepertinya "Kota-ku" itu belum memberikan kesempatan bagi ci untuk melanjutkan kehidupan ditanahnya.
Di sini, Pekanbaru, ci bekerja di institusi pendidikan sebagai seorang pengajar. Dari segi komitmen sebagai seorang pendidik dan kecintaan akan profesi ini, ci belum apa-apa dibanding sari. Bukannya mengajar itu tidak menyenangkan, tapi ci merasa belum mampu untuk menjadi seorang contoh bagi mahasiswa sendiri. Masih banyak yang harus dipelajari.
Tapi ada satu cita2 yg sangat ingin segera terwujud sejak ci mulai mengetahui betapa mulianya posisi seorang wanita dalam islam, sebagai seorang istri dan sebagai seorang ibu, sampai saat ini, ci punya keinginan, yang ci yakin semua perempuan juga menginginkannya, yaitu menjadi seorang istri yang shalehah dan menjadi seorang ibu yang mampu mendidik anak-anaknya dijalan Allah. That's my highest aim in life. I don't want anything else. I just want to be the best mother and wife for my family and blessing from Allah.
Walaupun cita-cita ci tidak menjadi seorang wanita karier, bekerja di sebuah perusahaan, tapi ci senang dan bangga dengan cita2 ini. Karena menjadi seorang istri dan ibu, berarti kita sudah menjadi manajer dalam sebuah perusahaan yang dinamai dengan keluarga. Kita punya rutinitas setiap hari yang juga seperti seorang wanita karier. Malah tanggung jawab yang dimiliki sangat besar yaitu untuk menciptakan generasi yang berguna untuk agama dan negara. Bertanggung jawab menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan dinamis. Dan banyak lagi deh... Mulia kan... :)

0

Waktu

Posted by Desi on 8:11 AM
Ini post pertama untuk awal tahun ini. Sebagai seorang muslim sebenarnya yang menjadi pijakan tahun baru bagi kita bukanlah tahun Masehi tapi tahun Hijriah, karena tahun Masehi diciptakan oleh orang non Muslim. Bagi kita umat muslim tahun Hijriah lahir dan dijadikan penetapan kalender sejak hijrahnya Rasul SAW dari Mekkah ke Madinah. Tapi karena dalam keseharian kita di negara ini telah menjadikan kalender Masehi sebagai acuan aktivitas duniawi, maka mau tidak mau kita harus mengikuti aturan ini.
Kata orang, pergantian tahun berarti memulai lembaran baru, semangat baru, dan harapan segala sesuatunya lebih baik dari tahun sebelumnya. Dalam Islam, semuanya itu sudah ada sejak zaman Rasul SAW. Malah Rasul menyatakan, jika hari ini lebih buruk dari hari kemaren, maka jadilah kamu orang yang merugi dan celaka. Baca juga janji Allah dengan waktu dalam surat Al 'Ashr.
"Hidup terdiri dari kumpulan waktu. Waktu merupakan momentum untuk berprestasi. Waktu yang kita miliki hari ini adalah harapan yang masih tersedia untuk kita manfaatkan" (Quantum Reengineering; dari pak AUA).
Renungan :
Apa yang telah kita lakukan dalam tahun kemaren, prestasi apa yg telah kita capai, rencana2 mana yang telah kita jalankan. Lalu apa yang akan kita lakukan ke depan, planning apa yg sudah kita buat untuk setahun ini, atau adakah hal-hal yg belum tercapai dalam tahun lalu yg akan kita usahakan untuk terwujud di tahun baru ini.
Sudahkah kita menjadi orang yang memanfaatkan waktu?
Mudah-mudahan semua yang kita rencanakan untuk tahun ini bisa direalisasikan dengan sukses, jangan hanya rencana di hati dan sekedar ucapan di mulut.
Mudah-mudahan kita semua termasuk orang-orang yang beruntung dan memanfaatkan waktu.
Wallahualam...

0

Akhirnya...

Posted by Desi on 10:20 AM
Alhamdulillah, akhirnya selesai juga ci mengajar semester ganjil tahun ajaran 2006/2007. Tak terasa ternyata sudah 1 tahun ci bekerja di PCR ini, mengajar selama 2 semester, 5 mata kuliah, dan 2 angkatan. Untuk semester ganjil ini, ci hanya ngajar 1 angkatan. Berdasarkan hasil ujian UAS, untuk mata kuliah Manajemen Keuangan, ada 4 orang mahasiswa yang harus ikut revisi, dan untuk Perpajakan ada 7 orang yg harus revisi. Mengecewakan sich sebenarnya, tapi kesalahan itu tidak bisa sepenuhnya dilimpahkan pada mahasiswa. Ci sebagai dosen pun harus mengevaluasi diri, apa saja kekurangan dalam mengajar selama ini sehingga mahasiswa yang ikut revisi harus sebanyak itu. Dan ci sadari klo ici masih jauh dari baik dalam hal mengajar. Banyak ilmu yang harus ditingkatkan dan ditambah, tidak hanya segi metode pengajaran tapi juga materi yg disampaikan.
Rencananya bulan Januari depan, akan ada pelatihan pengajaran. Mudah-mudahan pelatihan ini dapat membantu ci untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Maklumlah, klo sebelum bekerja di PCR ini, ci belum pernah punya pengalaman mengajar sedikitpun.

Btw, besok atau lusa, kita akan merayakan Idul Adha, untuk semua teman-teman ci ucapkan mohon maaf lahir dan batin, semoga peristiwa Idul Adha ini dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah.
Wassalam...

0

Pendewasaan diri

Posted by Desi on 7:32 AM
Sebenarnya bingung nich mau cerita apa tentang pendewasaan diri, karena ci sendiri masih harus belajar banyak mengenai hal ini. Tapi post ini terinspirasi dari konflik2 yang ada di depan mata saat ini. Berada dalam dunia kerja sejak 2 tahun terakhir telah membuat ci sadar bahwa kesabaran, kemampuan memahami orang lain, tenggang rasa, serta tanggung jawab merupakan hal pokok yg harus kita miliki. Kalau hal ini tidak kita miliki, rasanya akan sulit untuk bergaul dengan banyak orang dengan karakter yang kompleks.
Dimanapun kita bekerja dan apapun jenis pekerjaan itu, kita tetap akan menemui permasalahan yang berkaitan dengan komunitas dan lingkungan sekitar. Jangan jadikan ketidak-enjoy-an lagi kerja disatu tempat ( karena alasan lingkungan dan komunitas ) lalu memutuskan untuk pindah kerja ke tempat lain. Jika teman-teman berpikiran seperti itu, sebaiknya ga usah aja kerja. Mending di rumah saja karena kita tidak akan sering bertemu dengan orang lain dan tidak akan disibukkan dengan urusan orang lain.
Ci telah mencoba bekerja pada dua tempat yang berbeda dengan konsentrasi kerja yang berbeda, dan ci tetap saja menemukan satu permasalahan yang sama yaitu masalah komunitas dan sosial ( pergaulan ). Permasalahan-permasalahan tersebut biasanya dipicu oleh kurangnya komunikasi dan kurangnya tanggung jawab.
Permasalahan-permasalahan tersebut tidak akan selesai jika tidak ada kesabaran dan kemampuan memahami orang lain secara timbal balik.
Kalau kita jeli, seharusnya permasalahan2 itu kita jadikan sebagai sarana untuk pendewasaan diri. Semakin banyak permasalahan yang ditemui, semakin bijak kita menyikapi dan kesabaran itu akan semakin tumbuh dalam diri. Kita tidak akan disibukkan lagi dengan permasalahan2 orang lain yang bukan urusan kita. Semoga saja kita bisa menjadi problem solver bagi diri sendiri dan orang lain. Dan kita bisa menikmati pekerjaan yang kita lakukan walau sesulit apapun medan kerja tersebut.
^_^

0

Selamat Hari Ibu...

Posted by Desi on 1:49 PM

Tak terasa ternyata hari ini adalah Hari Ibu...Di Indonesia kini mengenal adanya hari ibu, tapi di luar negeri yang ada malah hari ayah. Jadi ingat waktu SMU dulu, tiap tanggal 22 Desember diadakan upacara dalam rangka menyambut hari ibu. Setelah upacara, Ibu-ibu guru berdiri berjejer, dan murid-murid satu persatu menyalami semua ibu guru. Ada yang menyalami dan berpelukan sambil menangis terharu, benar-benar mengharukan dan bikin rindu ingin ketemu beliau-beliau lagi. Ya Allah ...berikan berkahMu untuk guru-guru hamba Ya Allah....

Tidak hanya ibu guru yg jadi sorotan pada hari ini, tapi yg paling penting adalah Ibu atau Mama kita. Berdasarkan sabda Rasul, pada siapa kita harus berbakti, Rasul menjawab sampai tiga kali "Ibumu, Ibumu, Ibumu" baru setelah itu ayah. Jadi posisi ibu tiga kali lebih tinggi dibandingkan ayah, karena mengingat betapa berat perjuangan seorang ibu mulai dari mengandung, melahirkan, menyusui, membesarkan dan mendidik anaknya. Begitu mulianya posisi ibu, sehingga Rasul mengatakan bahwa surganya seorang anak ada dibawah telapak kaki ibunya. Mudah-mudahan cita-cita ci untuk jadi seorang ibu dikabulkan Allah, amiin.
Jadi, apa yang telah kita berikan untuk ibu kita? Sudahkah kita berbakti pada Ibu?

Ya Allah, berikan berkat dan kasih sayang Mu untuk Ama dan Mama, serta lapangkan dan terangi kubur Mama, jauhkan Beliau dari azab kubur. Jadikan beliau berdua bidadari di surgaMu Ya Allah....Amiin....

0

Jimat

Posted by Desi on 1:56 PM
Hari ini ci ngadain ujian akhir Manajemen Keuangan, dan what a big surprise....karena ci nemukan mahasiswa yang liat jimat, perempuan lagi. Duh nak...nak....berani-beraninya liat jimat, malah duduk di depan lagi. Salah dia sendiri sebenarnya, ga profesional sich cara liat jimatnya...hehehe....Ci tidak menyangka anak ini akan liat jimat, karena di kelas dia termasuk lumayanlah. Tapi tadi setiap ci liat dia, wajahnya langsung seperti orang ketakutan, dan langsung nutupin mukanya dengan kertas soal. Lalu waktu dia angkat kertas soal untuk nutupin mukanya lagi, tiba-tiba ci liat seperti ada bayangan kertas kecil nempel di kertas soal itu. Ci coba perhatikan dulu dengan seksama, barangkali saja itu bukan kertas lain atau jimat, tapi benar-benar bayangan yang ci liat itu kertas lain dengan ukuran yg lebih kecil. Akhirnya ci tanyain, itu kertas apa yang nempel di soalnya. Dia langsung takut dan dengan perlahan membuka kertas itu dan menjatuhkannya supaya ga ketahuan, dan meremukkannya sambil bilang tidak ada kertas apa-apa bu...Ci sebenarnya dah liat waktu dia jatuhin kertas itu dan berusaha menyembunyikannya tapi sia-sia. Ci datangi dan langsung ambil kertas kecil itu. Ternyata dia memakai sticks note yang di tempelkan di halaman belakang soal lembar pertama, kebetulan soalnya ada dua lembar. Dan di dalamnya tertulis rumus-rumus rasio keuangan.
Sewaktu ci tanyakan, dia langsung pucat dan menunduk. Supaya dia tidak begitu shock dan malu, ci biarkan saja dia melanjutkan ujiannya, tapi setelah ujian dia harus menghadap ci di ruangan.
Setelah selesai ujian dia masih merayu dan melakukan pembelaan seolah-olah tidak bersalah, minta ci untuk nguji dia lagi, karena sebenarnya dia hafal rumus-rumus itu tapi takut saja klo-klo dia lupa. KLISE !!! Akhirnya ci putuskan untuk motong nilainya 50%.
Dia akhirnya minta maaf dan janji tidak akan ngulangin hal memalukan itu lagi, ternyata ini pertama kali dia liat jimat, katanya. Dia juga minta ci untuk tidak bilang ke dosen lain, karena malu dan takut di cap tukang liat jimat. Dan dia juga nanya apa ci marah dan benci sama dia? Ci jawab tidak, tak ada manfaatnya marah, yang ada kamu sendiri yang malu. "Benar Bu, saya malu sama teman-teman, dan juga malu klo dosen-dosen yang lain tau".
Ternyata sanksi sosial itu lebih menakutkan dan berat yah....
Sebenarnya ci tidak boleh ceritakan hal ini sama orang lain karena sudah janji sama dia tidak akan bilang sama dosen lain, tapi kan janjinya tidak bilang ke dosen lain, bukan sama semua orang. Dan karena ci pengen cerita, tapi tidak bisa cerita ke teman-teman di ruangan, akhirnya ci cerita di blog aja, dan nama anaknya juga tidak ci sebutin, ga apa-apa lah. Mudah-mudahan ini bukan bentuk pengingkaran janji.

0

Amazing...

Posted by Desi on 3:11 PM

Subhanallah, menakjubkan yah awannya. Gumpalan awan yang bergulung dan membentuk lubang besar yang disebut dengan Lenticular Cloud, seperti akan melumat kota yang ada di bawahnya. Awan ini ditemukan di atas kota Hawai.

Sedangkan cahaya hijau ini adalah pancaran aurora. Klo kita liat baik-baik, akan terlihat seperti tulisan arab Alif Laam Mim. Aurora ini dinamakan dengan Auroradouble Hoffman.

Ternyata pergerakan di tata surya ini terjadi setiap detik, dan bahkan ada saja penemuan planet baru, bintang baru bahkan galaksi baru. Semakin canggih teknologi, semakin banyak temuan-temuan menakjubkan yang membuktikan betapa besarnya kekuasaan Allah. Lalu bukti apa lagi yang dibutuhkan oleh manusia ini sehingga dia masih juga belum mengakui Allah sebagai penguasa langit dan bumi.

Jika teman-teman mau liat kondisi di langit dan segala hal yang berkaitan dengan astronomi lainnya setiap hari, silahkan liat di sini. Gambar-gambar astronomi tersebut bersumber dari NASA dan di update setiap hari. Selamat menikmati ;)

0

Jilatan api yg berbentuk lafal Allah

Posted by Desi on 9:45 AM
Kamis, 14 Desember 2006, detiknews.com memberitakan bahwa jilatan api dari pipa gas pertamina yang meledak beberapa waktu lalu memperlihatkan bentuk lafal Allah. Hal ini diamati dari foto yg diambil oleh salah seorang pekerja PU yang tergabung dalam Tim Nasional Penanggulangan Bencana Lapindo. Menurut juru bicara Timnas, foto ini asli tanpa ada rekayasa. Untuk yang ingin liat foto dan beritanya, silahkan klik disini. Masalah rekayasa atau tidak, hanya Allah dan si pembuat foto yang tau, Wallahualam....

0

Jodoh

Posted by Desi on 8:24 AM
Ehm...ehm...sebelumnya agak ragu untuk ngepost blog ini, soalnya belum cukup ilmu :). Tapi gpp, untuk mancing comment dari teman2 yang baca.

Akhir-akhir ini ci banyak dapat pelajaran berharga mengenai jodoh. Jodoh setiap orang itu sudah ada dalam ketetapan Allah. Jodoh, maut, rezeki, semuanya ada dalam ketetapan Allah. Manusia boleh berusaha untuk mencari siapa orang yang dianggap cocok untuk menjadi pasangan hidup, tapi keputusan tetap dalam genggaman Allah.
Pelajaran pertama ci ambil dari pengalaman ci sendiri. Awalnya memang berat menerima kenyataan bahwa orang yang kita harapkan untuk menjadi pasangan hidup, belum tentu akan menjadi jodoh kita. Tapi dengan banyak membaca, mendengar dan menerima nasehat-nasehat dari banyak orang, berdoa dan mohon bantuan Allah, InsyaAllah semuanya akan bisa dihadapi. Lalu belajar dari pengalaman-pengalaman orang, teman dan cerita-cerita baik di TV maupun dunia nyata.
Dua hari belakangan ini, ada dua kisah yang lumayan bagus tuk dijadikan bahan pelajaran. Kisah ini bukan dongengan, tapi terjadi pada teman ci sendiri.
Yang pertama, ttg seorang teman, yang sudah menjalin hubungan dengan seorang pria dan mereka telah berencana untuk melanjutkan hubungan tersebut ke jenjang pernikahan. Saat si wanita mendapat pekerjaan yang jauh dari kampung halaman, dan si pria juga mendapat pekerjaan di t4 yang berbeda, akhirnya hubungan mereka dilanjutkan secara jarak jauh. Kondisi ini berlangsung selama 3 tahun. Si wanita terus berusaha mencari pekerjaan baru yang bisa mendekatkannya dengan calon suami. Setelah tiga tahun saling berjauhan, akhirnya mereka menetapkan tanggal pernikahan, meskipun si wanita belum juga menemukan pekerjaan yang bisa mendekatkannya dengan calon suami. Tapi mereka menjalaninya ini dengan benar sesuai dengan aturan Allah, mereka menyerahkan semua urusannya pada Allah, yang jelas mereka sudah punya niat baik untuk menjalankan sunnah Rasul. Segala sesuatu yang dimulai dengan niat yang baik dan dijalankan dengan baik pula. Insya Allah akan mendapat redha Allah. Akhirnya, tiga minggu menjelang hari pernikahan, si wanita mendapat pekerjaan disebuah perusahaan BUMN besar di Indonesia yang lokasinya ternyata di kota yang sama dengan t4 calon suaminya. Alhamdulillah dan Subhanallah, apa yg diharapkan dimudahkan jalannya oleh Allah. Mereka akan melangsungkan pernikahan akhir tahun ini. Semoga pernikahan mereka lancar dan memperoleh keluarga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah.
Sedangkan kisah kedua juga dialami oleh teman dekat ci. Dia juga telah menjalin hubungan dengan seorang pria yg sudah matang dari segi usia. Mereka berada di kota yg sama dan bekerja di instansi yang sama. Mereka juga telah berniat untuk menikah, namun sampai saat ini rencana itu belum juga terlaksana karena ada beberapa hal. Teman ci mensyaratkan pada calonnya beberapa hal yang cukup mengagetkan. Dia mensyaratkan calon suaminya untuk memiliki beberapa materi dulu sebelum menikah, sehingga setelah menikah nanti mereka bisa mandiri, tidak perlu minta bantuan orang tua lagi. Persyaratan yg diajukannya ini membuat orang akan berpikir klo dia tipe cewek materialistis. Setelah ci tanya, ternyata dia bersikap seperti itu karena ada trauma dalam keluarga, yaitu kakak kandungnya diperlakukan tidak adil oleh suaminya. Adil disini bukan berarti poligami, tapi kebutuhannya jadi prioritas no sekian2, setelah mertua dan ipar2nya. Teman ci ini takut hal yg sama terjadi padanya. Dan kebetulan calonnya ini ternyata juga sangat mengutamakan keluarganya dia (ortu, kakak adik nya) dibanding orang lain. Entahlah apa yg direncanakan Allah untuk mereka. Mudah2-an mereka dimudahkan jalannya oleh Allah.
Dari dua kejadian tersebut dapat disimpulkan, bahwa sedekat apapun kita dengan calon suami dan sematang apapun rencana kita persiapkan, tapi jika dia bukan jodoh kita, tetap saja tidak akan jadi suami. Dan walau sejauh apapun jarak memisahkan dan siapapun yg akan merintangi, klo memang jodoh, tidak akan kemana dan tidak akan ada yg bisa melawan kehendak Allah.
Wallahualam wa astaghfirullahal'adzhim....

0

Pelangi

Posted by Desi on 7:42 AM
Sabtu sore kemaren, ada pelangi di langit pekanbaru, sebelumnya hujan mengguyur dan setelah reda matahari masih sempat menampakkan sinarnya sore itu. Subhanallah karena tidak hanya satu pelangi tapi ada dua pelangi waktu itu dan cukup lama ada di langit, kira-kira setengah jam. Baru ci sadari klo ternyata sejak ci ada di Pekanbaru, ini kali pertama ci liat pelangi di Pekanbaru. Indah sekali dan mengingatkan pada sebuah mimpi. Kira-kira satu setengah tahun yang lalu, ci pernah bermimpi melihat awan gelap hitam dan bergulung-gulung di langit sebelah selatan. Suasananya waktu itu benar2 agak menakutkan, apalagi ditambah dengan hujan badai dan isu tsunami di kota Padang (hehe...mungkin mimpi ini pengaruh ketakutan tsunami, maklum lagi heboh tsunami di Padang waktu itu). Namun beberapa saat kemudian, awan gelap itu hilang dan kondisi langit berubah menjadi sangat cerah. Bukan itu saja, di langit muncul pelangi yang berwarna warni, tidak hanya satu atau dua pelangi, tapi seluruh langit ditutupi oleh pelangi. Mimpi yang aneh, tapi sangat menakjubkan :).
Saat melihat pelangi ini, ci bertambah yakin bahwa setelah gelap itu ada terang, setelah kesulitan itu ada kemudahan, setelah kesedihan ada kebahagiaan, disetiap keburukan ada kebaikan, dan setiap kejadian itu ada hikmahnya. Kita sebagai manusia harus bisa belajar dari hukum alam tersebut. Dan Allah sudah punya skenario untuk semua ciptaanNya. Jadi jangan bersedih, jalani saja hidup ini sesuai dengan kehendak Allah :) (duh..ci seperti orang yg dah tegar aja, bagaimana ka...?)

0

Berjuta Terima Kasih

Posted by Desi on 9:30 AM
Milad kali ini benar2 membahagiakan karena ternyata banyak teman yang masih ingat sama hari lahir ci. Dan lebih banyak doa untuk ci dibandingkan dengan tahun lalu, bahagianya....:)
Kita tidak tau dari mulut siapa doa itu akan dikabulkan, jadi banyak2lah minta doa sama orang lain :)
Terima kasih teman2 atas semua doa nya...:). Moga Allah memberikan kebaikan dan keberkahan tuk teman2 semua. Amiin...

1

My Great Day

Posted by Desi on 7:41 AM
Hari ini genap seperempat abad umur-ku. Ternyata ici dah tua yah...:)
Berarti usia ci dah kurang 25 tahun dari yang dijatahkan Allah.
Ada satu pelajaran besar yang ci dapat selama setahun ini yang menjadikan hari ini begitu berkesan dibandingkan milad tahun2 sebelumnya. Hari ini ci benar2 merasakan besarnya arti persahabatan dibandingkan hal lainnya. Dalam kesusahan, kesedihan dan kebahagiaan yang ci lalui, selalu ada sahabat2 terbaik yang selalu menemani, sebagai tempat berbagi dan bertukar pikiran. Mereka mengajari ci untuk tegar dan memandang kehidupan dari sisi lain yang selama ini belum pernah ci lakukan. Mereka memberikan pengalaman2 berharga yang mudah2an ci bisa belajar darinya. Mereka mengajari ci bahwa hidup ini tidak semata-mata mengenai cinta dan ambisi. Tapi redha Allah lah yang paling utama. Dan untuk memperoleh redha Allah itu menurut ci tidak mudah. Butuh Kesadaran dan usaha. Karena tidak semua hal dalam hidup ini akan kita lalui dengan mulus.
Tapi Syukur pada Allah, berkat teman2 terbaik ci, Alhamdulillah dan InsyaAllah, ci bisa membangkitkan semangat lagi. Hidup terasa lebih berarti berkat kalian.
I know that i'm not alone, coz I have you all friends as my brother and my sisters. Thanks to Rika, Pepi, Desi, Nisa, Cici, Sari and Hera, You are always there, when I need support. I love you all...
And I dedicate this story for you all girls. I got it from Mba Lukie (a friend of mine at PCR), when she had to move to Balikpapan. Hope you like it :) even some of you red this b4..:D

SAHABAT WANITA

Pada suatu hari, seorang wanita muda yang baru saja menikah mengunjungi
ibunya di Bukit Timah. Mereka duduk di sebuah sofa dan menikmati segelas
air teh dingin.

Ketika mereka sedang berbincang-bincang mengenai kehidupan,
pernikahan, tanggung jawab dalam hidup serta kewajiban,
sang ibu dengan perlahan menaruh sebongkah es batu ke dalam gelasnya dan
menatap wajah anak perempuannya.

"Jangan lupakan sahabat-sahabat wanitamu" nasihatnya,
sambil mengaduk-ngaduk daun teh di bawah gelasnya.
"Mereka akan menjadi orang yang penting bagimu ketika usiamu makin tua.
Tidak peduli seberapa dalam kau mencintai suamimu, seberapa banyak
anak-anak yang kau miliki, kau masih tetap harus memiliki sahabat wanita.
Ingatlah untuk berjalan-jalan bersama mereka,
melakukan hal bersama-sama dengan mereka.
Dan ingat bahwa mereka bukan hanya sekedar sahabat wanitamu,
tetapi mereka akan menjadi saudara, anak dan yang lainnya.
Kau akan membutuhkan sosok wanita yang lain. Wanita selalu begitu."

"Sungguh nasihat yang aneh," pikir si wanita muda.
"Bukankah aku baru saja menikah?
Bukankah aku baru saja bergabung dalam dunia pasangan-pasangan muda?
Sekarang saya adalah seorang istri, orang dewasa, bukan anak perempuan
kecil yang memerlukan teman main perempuan lainnya! Tentu saja keluarga
yang akan kami bina dapat membuat hidup saya lebih berarti."

Tetapi, ia mendengarkan nasihat ibunya;
ia terus berhubungan dengan sahabat-sahabat wanitanya
dan bertemu dengan semakin banyak sahabat setiap tahun.
Ketika tahun demi tahun berlalu, ia mulai merasakan
betapa benar nasihat yang diberikan ibunya.
Ketika waktu dan keadaan mengubah keberadaan
mereka sebagai wanita dengan segala misterinya,
sahabat-sahabat wanitanya tetap berada dalam kehidupannya.
Setelah hidup selama 50 tahun dalam dunia ini,
inilah fakta-fakta yang saya dapatkan dari
memiliki sahabat wanita:

Sahabat wanita membawakan kau kari ayam dan
menggosok kamar mandimu ketika kau membutuhkan pertolongan.
Sahabat wanita akan menjaga anak-anak dan rahasiamu.
Sahabat wanita akan memberikan nasihat ketika kau membutuhkannya.
Kadang-kadang kau menerimanya, kadang-kadang tidak.

Sahabat wanita tidak selalu mengatakan apa yang kau lakukan benar, tetapi
mereka biasanya bersikap jujur.
Sahabat wanita akan terus mengasihimu, meskipun ada perbedaan pendapat.

Sahabat wanita akan tertawa bersama-sama denganmu,
dan lelucon kosong sama sekali tidak diperlukan
hanya untuk sebuah tawa.

Sahabat wanita akan menarikmu dari kesulitan.
Sahabat wanita akan menolongmu keluar dari hubungan-hubungan yang buruk.
Sahabat wanita menolongmu mencarikan rumah tinggal yang baru, membantu
mengepak barang dan pindah.

Sahabat wanita akan membuat sebuah pesta untuk anak-anakmu
ketika mereka menikah atau memiliki anak,
manapun yang lebih dulu terjadi.

Sahabat wanita akan selalu berada di sampingmu, dalam suka maupun duka.
Sahabat wanita akan menempuh badai, topan, panas, dan kegelapan untuk
mengeluarkan kau dari keputusasaan.

Sahabat wanita akan mendengarkan ketika kau
kehilangan pekerjaan atau seorang kawan.
Sahabat wanita akan mendengarkan ketika
anak-anakmu mengecewekanmu.

Sahabat wanita akan mendengarkan ketika
keadaan orang tua kita semakin memburuk.

Sahabat wanita akan menangis bersamamu ketika
orang yang dikasihimu meninggal.

Sahabat wanita menghiburmu ketika kau
dikecewakan oleh banyak pria di dalam kehidupanmu.

Sahabat wanita membantumu untuk bangkit kembali
ketika pria kau cintai pergi meninggalkanmu.

Sahabat wanita senang ketika mereka melihatmu bahagia,
dan bersedia mencari dan melemparkan apa yang tidak membuatmu bahagia.

Waktu berlalu.
Kehidupan berjalan.
Jarak memisahkan.
Anak-anak beranjak dewasa.
Cinta hilang dan pergi.
Hati yang hancur.
Karir berakhir.
Pekerjaan berganti.
Orang tua meninggal.
Rekan-rekan melupakan kebaikan.
Pria tidak menelpon ketika mereka berkata mereka akan melakukan sesuatu
(misalnya saat berpindah ke lain hati).

TETAPI, sahabat-sahabat wanita akan terus mendampinginmu,
meskipun waktu dan jarak yang terpaut sangat jauh.

Seorang sahabat wanita tidak akan lebih jauh
dari orang-orang yang membutuhkan.
Ketika kau harus berjalan melewati lembah sendirian,
sahabat wanitamu akan terus berjalan bersamamu di atas puncak lembah,
menyusuri jarak bersamamu, menghiburmu, mendoakanmu, menarikmu, dan
menanti dengan tangan terbuka di ujung lembah ketika perjalanan berakhir.

Terkadang, mereka pun harus melanggar
peraturan untuk dapat berjalan bersamamu. Atau bahkan menopangmu.

Anak, saudara, ibu, ipar perempuan, ibu mertua, bibi, keponakan, sepupu
perempuan, keluarga jauh, dan para sahabat perempuan saya telah membuat
kehidupan saya lebih berarti! Dunia tidak akan sama tanpa kehadiran
mereka, dan begitu juga saya.

Ketika kita memulai petualangan kita sebagai wanita dewasa,
kita tidak tahu tentang kesukacitaan atau kedukaan yang akan
terjadi di depan.
Atau seberapa jauh saya dan mereka akan saling membutuhkan.
Tetapi saya tahu, saya masih tetap membutuhkan mereka setiap hari.

0

Pulang.....

Posted by Desi on 9:16 AM
Akhirnya hari ini datang juga...Rencananya hari ini mau pulang kampung...:) Jadi segala aktivitas yang dilakukan hari ini, dikerjakan dengan penuh semangat. Inginnya senja cepat menjelang karena itu tandanya travel segera datang menjemput...:)

0

Korupsi waktu

Posted by Desi on 12:56 PM
Di PCR, 1 jam pelajaran adalah 50 menit, jadi kalau 5 jam pelajaran totalnya 250 menit. Mata kuliah yang berjumlah 5 jam pelajaran ini biasanya di set menjadi 2 kali pertemuan. Pertemuan pertama 2 x 50 mnt dan yang kedua 3 x 50 mnt. Berarti setiap dosen punya kewajiban mengajar 50 mnt dikali dengan jumlah jam pelajaran dan setiap mahasiswa mempunyai hak yang sama dengan kewajiban si dosen.
Pertanyaan yang masih menjadi pemikiran ci saat ini adalah seandainya bahan yang hendak kita berikan pada mahasiswa telah mencapai sasaran atau tujuan nya telah terpenuhi kurang dari waktu yang telah ditetapkan tadi, dan perkuliahan selesai sebelum waktu tersebut. Apakah ini berarti kita melakukan korupsi waktu? Ci sering diskusikan masalah ini dengan beberapa teman yang punya pengalaman lebih dalam hal mengajar dibandingkan ici. Dan masukan dari teman-teman masuk akal sekali, klo memang tujuan sudah tercapai, dan mahasiswanya juga sudah paham, tidak masalah klo kita keluar lebih awal. Sebab waktu yang 50 mnt itu adalah waktu maksimal yang disediakan untuk kita melakukan proses belajar mengajar. Dan waktu tersebut ditetapkan dengan berbagai pertimbangan, seperti kemampuan fisik dan mental mhsw dalam belajar. Sistem belajar ini familiar dengan istilah SKS. Tujuan utama SKS yang ci ingat ( klo ga salah ) 1 jam tatap muka dg dosen + 2 jam belajar mandiri ( tolong dikoreksi ya klo ci salah ).
Jadi klo pun kita meyelesaikan proses belajar mengajar sebelum batas waktu, itu bukan korupsi waktu. Yang penting adalah kualitas, bukan kuantitasnya.
Ada yang punya pendapat lain?

0

Soal

Posted by Desi on 12:16 PM
Hari ini ngajar MK ( Manajemen Keuangan ). Satu jam pertama ci isi dengan ngasih quiz. Klo di PCR, quiz kita kasi tau dulu ke mahasiswanya, beda banget dengan waktu kuliah di Unand dulu, quiz ga pernah dikasi tau, sifatnya mendadak. Soal quiz ci usahakan yang bisa mereka kerjakan dan selesaikan dalam waktu 1 jam. Malah Quiz kali ini diberi keringan boleh open rumus. Hasilnya, Tetap saja di luar perkiraan, tidak ada mahasiswa yang bisa menyelesaikannya dalam waktu 1 jam, termasuk Hengky ( yang paling pintar di kelas - red ). Kecewa berat...:(
Sekali lagi ci baru sadar ( duh memang bego jadi orang, sudah 2 smt ngajar tapi baru nyadar sekarang ), ternyata jadi dosen tidak saja ahli dalam hal transfer ilmu dan manajemen manusia, tapi juga harus pandai memperkirakan / estimasi dan mengukur tingkat kemampuan setiap mahasiswa. Soal yang diujikan harus disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan kemampuan mahasiswa serta harus disesuaikan juga dengan waktu yang dialokasikan.
Kalau dipikir-pikir lagi, memang untuk menjadi dosen itu tidak hanya dibutuhkan kepintaran, tapi bakat dan keahlian. Bagaimana teman-teman, ada yang tertarik untuk jadi dosen?

1

A Question

Posted by Desi on 1:43 PM
Setelah membaca beberapa blog teman, dengan berbagai topik dan pemikiran. Akhirnya muncul pertanyaan dalam hati, sebenarnya apa sich yang kita cari di dunia ini?
Mungkin beberapa orang akan mengatakan bahwa hanya orang bodoh dan tidak punya tujuan hiduplah yang mengajukan pertanyaan ini. But, most of all, may I have your comments my friends?

0

Boulevard

Posted by Desi on 11:02 AM
Lagi dengerin lagu lama "Boulevard", jadi ingat waktu les Bahasa Inggris di ELS 3 tahun yang lalu. ELS punya sistem ngajar yang bikin kita fun, gak stress, dipenuhi dengan games dan songs. Setiap akhir sesi pertemuan, kami di ELS selalu diberi teks lagu Inggris tapi dengan beberapa kata yang hilang. Dan kita diperintahkan untuk mendengarkan lagunya lalu mengisi bagian yang hilang. Setelah itu pahami artinya dan nyayi bareng. Lagu Boulevard ini dulu ci dapat waktu belajar dengan Miss Devi. Kabetulan kami semuanya yang ada di kelas waktu itu menyukai lagu ini, sehingga waktu mau pulang, kami minta beliau untuk memutar ulang lagu ini hingga 3 kali sambil dinyayikan bersama-sama. Akhirnya diantara semua kelas waktu itu kelas kami yang terakhir pulang. Tapi walaupun begitu, kita semua menikmatinya. Sehingga setiap mendengarkan lagu ini ci jadi teringat masa-masa waktu di ELS dulu. Tempat kursus yang paling tidak membosankan, bahkan jadi tempat menghilangkan kejenuhan, stress, bosan, kesedihan, dan sekaligus tempat berbagi keceriaan dan kebahagiaan. Dalam satu kelas, kita berasal dari tingkatan usia dan lingkungan yang berbeda, tapi anehnya semua bisa menghilangkan perbedaan dan justru sudah menjadi saudara. Alhamdulillah sampai sekarang ci masih kontak dengan beberapa teman dari ELS.
Kembali ke masalah lagu, jika dibandingkan dengan lagu yang kebanyakan ada sekarang, lagu-lagu lama masih menjadi favorite dan enak didengar. Karena menurut pendapat ci, lagu lama itu tidak mengutamakan komersialitas, sehingga mampu bertahan dan tidak basi. Sedangkan lagu yang ada sekarang justru lebih menekan pada unsur komersialitasannya. Sehingga cepat menimbulkan kebosanan.
Tapi itu semua tergantung pada minat setiap orang, benar kan...? ;)

2

Blog mania...

Posted by Desi on 10:15 AM
Kecanggihan teknologi sekarang telah memberikan berbagai macam manfaat pada pemakainya, salah satunya adalah fasilitas blog. Blog ini bisa kita gunakan untuk berbagi cerita dan pengalaman, bahkan hanya sekedar untuk mencurahkan perasaan. Kadang-kadang jika kita sedang dalam masalah atau sedang sedih, bahkan bahagia sekalipun, kita butuh seseorang untuk bercerita atau ada juga yang mencurahkannya dalam bentuk tulisan. Dulu kita memanfaatkan diari dan menemui teman atau menelpon mereka untuk bercerita. Tapi sekarang kita cukup menggunakan blog, maka kita sudah seperti menulis diari dan otomatis sudah menceritakannya pada seseorang. Dan dari perkembangan yang ci liat, bahkan blog ini dijadikan sebagai sarana promosi juga.
Ci akui klo ici juga termasuk sebagai blog mania saat ini ( maklum karena lagi hangat2 nya bikin blog di ruangan ). Ci berharap, dengan adanya blog ini, ci bisa berbagi pengalaman dan pikiran dengan siapa saja. Dan mohon bantuan Allah agar blog ini tidak menjerumuskan ci pada sifat riya. Amiin...

Copyright © 2009 Edelweiss All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.